Pest Control Jakarta

Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI) mengatakan potensi hilangnya rayap di Indonesia diperkirakan sekitar Rp2,8 triliun per tahun. Kondisi ini membuka potensi pasar untuk layanan pengendalian hama di negara ini.

Rayap terjadi sebagai hama di rumah, bangunan, pertanian dan di kehutanan. Kegiatan ini telah menyebabkan kerugian ekonomi yang besar, kerugian ekonomi rayap di seluruh negeri pada 2,8 triliun setahun. Kegiatan rayap di Indonesia telah menarik perhatian para ahli pengendalian hama, ilmuwan, mahasiswa pascasarjana, manajer bangunan, dan bahkan manajer pertanian di Indonesia.

Pest Control Jakarta – Ratusan perusahaan pengendalian rayap telah didirikan dalam dua dekade terakhir. Ratusan miliar rupiah telah digunakan dalam dana untuk mengendalikan serangga ini, termasuk penelitian dan pengembangan produk rayap.

Risiko serangan rayap mengkhawatirkan

Pada kesempatan yang sama, kepala Lembaga Penelitian Bahan Biologi Indonesia (LIPI), yang juga presiden PRTRG, Sulaiman Yusuf, mengatakan risiko serangan rayap di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Namun, kesadaran publik tentang kontrol rayap tetap rendah.

Bahkan sekarang, orang masih percaya bahwa jika rayap menyerang mereka, bagian dari rumah akan dibiarkan sendiri atau diganti dengan kayu baru. Bahkan ada orang yang mengganti bagian rumah dengan logam.

“Berbeda dengan situasi dan kondisi di kawasan Asia-Pasifik, seperti Jepang, Thailand, Cina, Hawaii, dan pantai barat Amerika, orang-orang di sana sadar akan bahaya rayap yang telah mereka siapkan dan coba kendalikan. Kesadaran masyarakat di negara-negara ini cukup berkembang untuk menjadi anti-pengusaha. Hama adalah mitra yang baik untuk orang yang membutuhkan